Description
Membaca Kitab Pengkhotbah bagi sebagian orang akan terasa sulit karena nada kitab ini yang cenderung depresi. Namun, kitab ini sangat relevan dengan zaman kita sekarang. Pergumulan eksistensial yang dialami Salomo pada masa itu masih sangat relate dengan apa yang dialami manusia modern saat ini.
Manusia pada dasarnya tetap sama, di zaman mana pun dia hidup. Pergumulan akan tujuan hidup, pekerjaan, kesenangan, kefanaan hidup adalah sesuatu yang tidak akan lekang oleh waktu. Itu adalah pergumulan yang sudah dimulai ribuan tahun lalu dan akan terus digumuli sampai ribuan tahun ke depan. Itulah yang membuat kitab Pengkhotbah menjadi unik dan pantas untuk dibaca.
Dalam buku ini Ps. Michael Chrisdion bersama Ps. Natanael Thamrin akan mengajak Anda untuk membaca Kitab Pengkhotbah menggunakan lensa Injil sehingga Anda bisa melihat keindahan dari kitab ini sehingga Anda dapat melihat bahwa kitab yang “depresi” pun dapat menjadi indah ketika dilihat dengan lensa
yang tepat.
DAFTAR ISI
Pendahuluan
Cara Menggunakan Buku Ini
Sekilas Tentang Kitab Pengkhotbah
- Benarkah Segala Sesuatu Sia-sia?
- Respons Terhadap Kesia-siaan
- Teologi Waktu
- Ketika Ketidakadilan Merajalela
- Kesia-siaan Mengejar Uang
- Kesia-siaan Agama
- Hidup dalam Dunia yang Sia-sia
- Problematika Kematian
- Bekerja dalam Ketidakpastian
- Bahagia di Bawah Matahari
- Konklusi Injil Kitab Pengkhotbah
Penutup
Catatan
Tentang Penulis










Reviews
There are no reviews yet.