Home / Uncategorized / Apa yang Dikatakan Allah mengenai Tubuh Kita

Apa yang Dikatakan Allah mengenai Tubuh Kita

Jumlah halaman                : 192 halaman

Harga                                   : Rp. 70.000

Ukuran buku                     : 14 x 21 cm

Rp70.000

Cari di Toko Online Favoritmu!

PENULIS

Sam Allberry

Sam Allberry adalah pendeta di Immanuel Nashville. Ia telah menulis banyak buku, antara lain What God Has to Say about Our Bodies dan Is God Anti-Gay? dan pembawa acara podcast You’re Not Crazy: Gospel Sanity for Young Pastors. Dia juga menjadi rekan di Keller Center for Cultural Apologetics

Description

 

Rencana kekal Allah melibatkan tubuh kita.

Kita tidak bisa mengabaikan tubuh jasmani kita dan menganggapnya tidak relevan secara rohani.

 

Ada sebuah bahaya bila kita terlalu berfokus pada tubuh. Ada juga bahaya bila kita tidak menghargai tubuh. Kenyataannya, Alkitab banyak berbicara tentang tubuh. Berkaitan dengan kedatangan Yesus, “Firman telah menjadi daging dan diam di antara kita”—daging yang akhirnya ditikam dan diremukkan demi dosa-dosa dunia.

 

Di dalam buku Apa yang Dikatakan Allah mengenai Tubuh Kita, Sam Allberry menjelaskan bahwa kita semua dijadikan dengan dahsyat dan ajaib, sehingga kita harus menganggap tubuh kita sebagai karunia dari Allah. Ia menawarkan tuntunan Alkitab untuk menjalani hidup, termasuk pemahaman tentang jenis kelamin, seksualitas, dan identitas; membahas soal penuaan, keadaan sakit, dan kematian; dan merenungkan pengharapan jasmani kita di masa depan di dalam Kristus.

 

Melalui buku yang ditulis dengan penuh keyakinan ini, Anda akan memperoleh pemahaman yang baru atas nilai dari tubuh kita yang tiada terhingga dan rencana Allah yang kekal untuk menebusnya.

PUJIAN

 

“Saya sangat senang dapat merekomendasikan buku ini dengan penuh semangat. Saya telah lama menantikan Sam menulis buku ini, dan ia tidak mengecewakan. Semua aspek kehidupan di dalam tubuh yang-telah-jatuh-ke-dalam-dosa-tetapi-akan-diperbarui dibahas dengan lengkap dan alkitabiah di dalam sebuah buku yang menyenangkan untuk dibaca. Belas kasihan Sam terhadap orang-orang yang menderita di dalam tubuh yang-yang-telah-jatuh-ke-dalam-dosa ini penuh dengan pengertian dan kelemahlembutan. Bacalah buku ini dengan pengharapan bahwa Anda akan dicerahkan dan diberikan pemahaman baru.”

Kathy Keller, Asisten Direktur Komunikasi, Redeemer Presbyterian Church, New York

 

“Pendeta-teolog Sam Allberry memberikan sebuah hadiah kepada gereja: sebuah buku yang sarat makna dan keindahan menyangkut Allah yang menjadikan kita pribadi yang bertubuh. Sudah terlalu lama kaum Injili mengabaikan signifikansi tubuh sebagai bagian integral dari pemuridan. Begitu banyak kebingungan budaya terjadi di dalam dan di luar gereja saat ini karena kita salah memahami karunia tubuh dan pesan yang diajarkannya tentang Allah. Sam Allberry menutup jurang itu. Bacalah buku ini.”

Andrew T. Walker, Lektor Kepala bidang Etika Kristen, The Southern Baptist Theological Seminary

 

“Kaum Injili unggul dalam banyak hal; perenungan teologis tentang tubuh bukanlah salah satunya. Jika Anda berpikir, ‘Saya telah membaca banyak buku tentang gereja!’ maka asumsi Anda membuktikan perkataan saya. Lebih banyak perhatian diberikan kepada tubuh Kristus yang rohani daripada diri kita yang jasmani. Namun, kita sangat membutuhkan tuntunan dalam hal itu, sebab kita hidup di dalam sebuah zaman yang membingungkan yang bergumul dengan obsesi-terhadap-tubuh (tubuh saya adalah hal yang terpenting bagi saya) dan penyangkalan-terhadap-tubuh (tubuh saya tidak relevan dengan diri saya sesungguhnya). Apakah Anda merasa tercambuk? Buku ini adalah obat penawar untuk saat ini. Saya senang itu sekarang ada.”

Matt Smethurst, Gembala Sidang, River City Baptist Church dan editor, The Gospel Coalition

 

“Salah satu aspek yang paling membingungkan dari budaya kita terkait dengan bagaimana kita memandang tubuh. Kebingungan itu seringkali meluas kepada gereja, terlepas dari fakta bahwa iman kita berpusat pada Firman yang menjadi daging. Di dalam buku yang bijaksana dan praktis ini, Sam Allberry mengungkapkan sebuah visi akan tubuh yang tidak liar atau pun kaku seperti mesin, melainkan berjiwa dan mengenal Kristus. Setelah membaca buku ini, Anda akan lebih diperlengkapi untuk memikirkan banyak pertanyaan, dari kelainan pola makan sampai persoalan transgender dan transhumanisme, selain pertanyaan-pertanyaan abadi seperti bagaimana cara memikirkan tentang ‘jiwa’ dan ‘tubuh’ dalam terang Injil. Anda akan lebih takjub dan terheran-heran dengan perkataan Seseorang yang berkata, ‘Inilah tubuh-Ku, yang dipecahkan bagi kamu.”

Russell Moore, pemimpin redaksi, Christianity Today

 

 

DAFTAR ISI

 

Kata Pengantar oleh Paul David Tripp

Pendahuluan

 

Bagian 1: Tubuh yang Diciptakan

  1. Dijadikan dengan Dahsyat dan Ajaib: Tubuh dan Penciptanya
  2. Manusia Melihat Rupa: Tubuh dan Identitas Kita
  3. Laki-Laki dan Perempuan Diciptakan-Nya Mereka: Tubuh dan Jenis Kelamin secara Biologis
  4. Allah Membentuk Manusia: Tubuh dan Gender

 

Bagian 2: Tubuh yang Terpecah

  1. Ditundukkan kepada Kesia-siaan: Tubuh, Penderitaan, dan Rasa Malu
  2. Tubuh Mati karena Dosa: Tubuh, Dosa, dan Kematian
  3. Sebuah Tubuh Kau Siapkan Bagiku: Tubuh Yesus yang Terpecah

 

Bagian 3: Tubuh yang Ditebus

  1. Bait Roh Kudus: Tubuh dan Kristus
  2. Sebagai Persembahan yang Hidup: Tubuh dan Kemuridan
  3. Menjadi Seperti Tubuh-Nya yang Mulia: Tubuh dan Kebangkitan yang akan Datang

 

Ucapan Terima Kasih

Catatan-Catatan

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Apa yang Dikatakan Allah mengenai Tubuh Kita”

Your email address will not be published. Required fields are marked *