Roadshow Literasi Kediri: Belajar Teknik Copywriting Bersama Mahasiswa

Literatur Perkantas Jatim Berita Roadshow Literasi Kediri: Belajar Teknik Copywriting Bersama Mahasiswa
0 Comments

Kediri, 7 Maret 2026 – Rumah Pemuridan Perkantas Kediri menjadi saksi dari semangat belajar 13 mahasiswa yang tergabung dalam pelayanan PMK dan siswa. Mereka menghadiri acara *Roadshow Literasi Kediri*, sebuah pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan pengelolaan media digital dalam mendukung pelayanan pemuridan dan penginjilan.

Acara ini merupakan kolaborasi apik antara Departemen Literatur dan Departemen Pelayanan Digital Perkantas Jawa Timur. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan menulis dan pemanfaatan media sosial, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperlengkapi generasi muda dalam pelayanan.

 

Kelas Menulis Lanjutan Bersama Yemima GP

Kak Yemima GP, staf Literatur Perkantas Jatim, membuka sesi dengan materi kelas menulis lanjutan. Melanjutkan dari pelatihan tahun lalu yang berfokus pada dasar-dasar menulis, kali ini peserta diajak mendalami pentingnya kemampuan inferensi. Menurut Kak Yemima, kemampuan berpikir kritis ini dapat dilatih melalui banyak membaca, berdialog, dan menulis secara konsisten.

Setelah istirahat, Kak Yemima memperkenalkan teknik copywriting. Peserta diajarkan cara mengolah tulisan refleksi dari buku yang mereka baca menjadi konten yang menarik dan relevan. Teknik ini diharapkan dapat membantu mereka menyampaikan pesan-pesan pelayanan dengan cara yang lebih efektif dan kreatif.

 

Pelatihan Media Sosial oleh Elsa Manuhutu

Tidak hanya berhenti pada literasi, peserta juga mendapatkan pelatihan penggunaan media sosial dari Kak Elsa Manuhutu, staf Departemen Pelayanan Digital. Dalam sesi ini, mereka belajar bagaimana memanfaatkan platform digital secara efektif untuk mendukung kegiatan pelayanan.

Sebagai penutup, peserta diajak untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Mereka membuat video singkat menggunakan aplikasi Capcut, menggabungkan hasil tulisan refleksi dengan elemen visual yang menarik. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kreativitas dalam menyampaikan pesan pelayanan.

Roadshow Literasi Kediri menjadi momentum penting bagi mahasiswa pelayan di PMK dan siswa untuk meningkatkan kapasitas diri. Melalui kolaborasi antara literasi dan media digital, acara ini memberikan bekal berharga bagi generasi muda untuk terus melayani dengan cara yang relevan di era digital. Semoga semangat belajar ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pelayanan ke depannya!


Penulis: Chiki K.
Penyunting: Yemima GP

Categories:
jperkantas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pedagogi Yesus: Menemukan Spirit Khotbah di Bukit dalam “Pendidikan Kaum Tertindas”
Bisakah kita menghubungkan Paulo Freire dengan Yesus? Tampaknya, justru ini yang saya temukan ketika membaca Pendidikan
Berkaca dari Yusuf
Natal hadir setiap tahun dalam hidup kita. Ada banyak hal yang bisa lewat di kepala
Aku Tidak Istimewa
Apakah kamu merasa hidupmu tidak istimewa? Apakah kamu merasa hidupmu biasa-biasa saja? Apakah kamu merasa
Dengan Cinta yang Terus Bersatu dan Penyertaan Tuhan
Dalam bayang-bayang terdengar suara samar-samar. Ia menggumam. Dalam layar pikirku ia terus hadir. Lelaki berjenggot
Jika Aku Menjadi Seekor Domba
Sepertinya, tidak ada tema natal yang lebih absurd daripada memikirkan jika aku menjadi seekor domba.
Avi
“Hati membutuhkan waktu lebih banyak untuk menerima apa yang sudah diketahui pikiran.” Iya, iya, aku
Satu Hari Lagi, Akan Kulalui di Dalam Penyertaan Tuhan
“Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu dalam hatinya dan merenungkannya.” (Luk. 2:19)   Apa rasanya
Konjungsi Agung yang Sesungguhnya
Penelitian bertahun-tahun akhirnya membawa mereka pada titik ini. Perjalanan ke Yudea, hanya bertiga saja, mengejar
Bertemu Para Majus
Tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bila dijadikan sebuah buku, setiap bulannya menggambarkan satu bagian
Berjumpa dengan Yesus
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar
Burdened with Glorious Purpose
Bagaimana rasanya mengemban sebuah “beban panggilan yang mulia”? Mungkin kita bisa melihat teladan dari Yusuf